Cara Membuat Artikel Blogger Menjadi Beberapa Halaman dengan Split Post

Cara membuat artikel Blogger menjadi beberapa halaman dengan Split Post menggunakan pagination, JavaScript, dan kode HTML.
Admin

OTAKU.WEB.ID - Panduan lengkap membagi artikel Blogger yang panjang menjadi beberapa halaman dengan sistem Split Post dan pagination yang lebih nyaman untuk pembaca.

Cara membuat artikel Blogger menjadi beberapa halaman dengan Split Post menggunakan pagination, JavaScript, dan kode HTML.

Artikel yang terlalu panjang dalam satu halaman terkadang membuat pembaca harus melakukan scroll sangat jauh untuk menemukan bagian yang mereka butuhkan. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah membagi satu artikel menjadi beberapa halaman menggunakan sistem Split Post.

Dengan teknik ini, satu postingan tetap menjadi satu artikel, tetapi kontennya ditampilkan secara bertahap berdasarkan halaman. Pengunjung dapat berpindah dari halaman pertama ke halaman berikutnya menggunakan navigasi pagination.

Penting: Fitur Split Post seperti yang dibahas dalam tutorial ini bukan fitur native berupa tombol khusus di editor Blogger. Teknik ini menggunakan JavaScript dan markup HTML tambahan pada tema untuk membaca penanda <!--nextpage-->. Karena kode berinteraksi langsung dengan struktur tema, selector harus disesuaikan dengan template yang digunakan.

Apa Itu Split Post?

Split Post adalah teknik untuk memecah isi sebuah postingan panjang menjadi beberapa bagian atau halaman. Misalnya, sebuah artikel yang memiliki tiga bagian dapat ditampilkan seperti berikut:

Simulasi Tampilan Split Post
Halaman 1 Pendahuluan dan bagian pertama artikel.
← Pembatas Split Post →
Halaman 2 Pembahasan utama atau bagian kedua artikel.
← Pembatas Split Post →
Halaman 3 Kesimpulan dan bagian akhir artikel.
1 2 3

Visual di atas merupakan simulasi tampilan, bukan tangkapan layar antarmuka Blogger. Tampilan pagination yang sebenarnya akan mengikuti CSS dan tema Blogger yang digunakan.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Konsepnya cukup sederhana. JavaScript akan mencari elemen khusus yang menampung seluruh isi artikel, kemudian membaca komentar <!--nextpage--> sebagai tanda pemisah.

01 Isi Artikel Konten panjang ditempatkan dalam satu wrapper.
02 nextpage Penanda menentukan titik perpindahan halaman.
03 JavaScript Script membaca dan memisahkan setiap bagian.
04 Pagination Pengunjung berpindah melalui nomor halaman.

Manfaat Membagi Artikel Menjadi Beberapa Halaman

Tidak semua artikel perlu dibagi menjadi beberapa halaman. Namun, untuk konten yang memang sangat panjang dan memiliki beberapa bagian yang jelas, pagination dapat membuat struktur pembacaan lebih mudah diikuti.

  • Membuat artikel panjang terasa lebih terstruktur.
  • Membantu pembaca fokus pada satu bagian dalam satu waktu.
  • Mengurangi kebutuhan melakukan scroll terlalu panjang dalam satu tampilan.
  • Membuat tutorial bertahap lebih mudah diikuti.
  • Cocok untuk panduan panjang yang memiliki beberapa bab.
  • Membuat navigasi antarbagian artikel lebih jelas.
Jangan mengejar jumlah halaman: Tujuan utama Split Post seharusnya adalah meningkatkan struktur dan kenyamanan membaca. Jangan memecah artikel menjadi banyak halaman jika setiap halaman hanya berisi beberapa kalimat.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Split Post?

Split Post paling masuk akal digunakan ketika sebuah artikel memiliki bagian-bagian yang memang dapat berdiri sebagai unit pembahasan.

Contohnya:

  • Panduan Blogger yang sangat panjang.
  • Tutorial coding dengan banyak tahapan.
  • Panduan instalasi dan konfigurasi.
  • Artikel tutorial yang memiliki beberapa bab.
  • Dokumentasi panjang.
  • Panduan lengkap yang memiliki pembahasan bertahap.

Kapan Tidak Perlu Menggunakannya?

Artikel pendek sebaiknya tidak dipaksa menggunakan Split Post hanya agar memiliki beberapa halaman.

  • Artikel dengan panjang hanya beberapa paragraf.
  • Berita singkat.
  • Pengumuman sederhana.
  • Artikel yang setiap bagiannya terlalu pendek.
  • Konten yang justru lebih nyaman dibaca secara utuh.

Jika pembaca harus mengeklik tombol berikutnya setiap beberapa paragraf, pagination justru dapat membuat pengalaman membaca menjadi kurang nyaman.

Persiapan Sebelum Memasang Split Post

Sebelum memasang kode, sebaiknya lakukan backup tema Blogger terlebih dahulu. Perubahan yang dilakukan pada HTML tema dapat memengaruhi tampilan dan fungsi blog apabila kode ditempatkan pada bagian yang salah.

Backup tema

Simpan salinan tema sebelum melakukan perubahan HTML.

Gunakan satu artikel pengujian

Jangan langsung menerapkan kode ke semua artikel.

Tentukan struktur halaman

Tentukan bagian mana yang akan menjadi halaman 1, 2, 3, dan seterusnya.

Siapkan kode

Pastikan JavaScript dan CSS ditempatkan pada bagian tema yang benar.

Langkah 1: Backup Tema Blogger

Sebelum mengedit HTML tema, simpan backup terlebih dahulu. Blogger menyediakan pengeditan HTML melalui menu Tema → Edit HTML. Google juga menjelaskan bahwa perubahan HTML dan CSS tema dapat dilakukan melalui bagian Tema Blogger.

01 Buka Blogger Masuk ke dashboard blog.
02 Pilih Tema Buka pengaturan tema blog.
03 Backup Simpan salinan tema.
04 Edit HTML Lanjutkan setelah backup aman.

Langkah 2: Tambahkan CSS Pagination

Kode CSS berikut digunakan untuk memberikan tampilan pada navigasi halaman. CSS dibuat dengan selector khusus agar tidak mudah bertabrakan dengan pagination lain pada tema.

Cari bagian CSS tema Anda, biasanya sebelum tag penutup </b:skin>, lalu masukkan kode berikut.

CSS Split Post
/* Otaku Split Post */
.otaku-split-nav {
  display: flex;
  flex-wrap: wrap;
  align-items: center;
  justify-content: center;
  gap: 7px;
  margin: 30px 0 10px;
  padding: 0;
  text-align: center;
}

.otaku-split-nav a,
.otaku-split-nav span {
display: inline-flex;
align-items: center;
justify-content: center;
min-width: 36px;
height: 36px;
padding: 0 10px;
border: 1px solid rgba(127,127,127,.18);
border-radius: 7px;
box-sizing: border-box;
font-size: 13px;
font-weight: 600;
line-height: 1;
text-decoration: none;
}

.otaku-split-nav a:hover {
opacity: .8;
}

.otaku-split-nav .current {
background: rgba(127,127,127,.12);
}

.otaku-split-nav .prev,
.otaku-split-nav .next {
min-width: auto;
padding: 0 13px;
}

.drK .otaku-split-nav a,
.drK .otaku-split-nav span {
border-color: rgba(255,255,255,.10);
}

.drK .otaku-split-nav .current {
background: rgba(255,255,255,.08);
}

@media screen and (max-width: 600px) {

.otaku-split-nav {
gap: 6px;
margin-top: 25px;
}

.otaku-split-nav a,
.otaku-split-nav span {
min-width: 34px;
height: 34px;
padding: 0 9px;
font-size: 12px;
}

.otaku-split-nav .prev,
.otaku-split-nav .next {
padding: 0 11px;
}
}

Langkah 3: Tambahkan JavaScript Split Post

Bagian terpenting dari sistem ini adalah JavaScript. Script akan mencari wrapper dengan ID postSplit, kemudian memisahkan isi berdasarkan komentar <!--nextpage-->.

Untuk struktur Plus UI yang menggunakan elemen postingan .pS.postBody, script berikut menggunakan selector tersebut sehingga tidak bergantung pada selector generik div.post-body.

Cari tag </body> pada HTML tema, kemudian letakkan kode berikut tepat di atasnya.

JavaScript Split Post untuk Plus UI
<b:if cond='data:view.isPost'>
<script>
/* Otaku.web.id - Blogger Split Post */
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function () {

var postBody = document.querySelector(".pS.postBody");

if (!postBody) {
return;
}

var splitContainer =
postBody.querySelector("#postSplit");

if (!splitContainer) {
return;
}

var content =
splitContainer.innerHTML.split("");

if (content.length <= 1) {
return;
}

var currentUrl =
window.location.href.split("?")[0];

var params =
new URLSearchParams(window.location.search);

var page =
parseInt(params.get("page"), 10);

if (isNaN(page) || page < 1) {
page = 1;
}

if (page > content.length) {
page = content.length;
}

splitContainer.innerHTML =
content[page - 1];

var navigation =
document.createElement("div");

navigation.className =
"otaku-split-nav";

if (page > 1) {


var previous =
  document.createElement("a");

previous.className =
  "prev";

previous.href =
  currentUrl +
  "?page=" +
  (page - 1);

previous.textContent =
  "‹ Sebelumnya";

navigation.appendChild(previous);


}

for (
var i = 1;
i <= content.length;
i++
) {


if (i === page) {

  var current =
    document.createElement("span");

  current.className =
    "current";

  current.textContent =
    i;

  navigation.appendChild(current);

} else {

  var link =
    document.createElement("a");

  link.href =
    currentUrl +
    "?page=" +
    i;

  link.textContent =
    i;

  navigation.appendChild(link);

}


}

if (page < content.length) {


var next =
  document.createElement("a");

next.className =
  "next";

next.href =
  currentUrl +
  "?page=" +
  (page + 1);

next.textContent =
  "Berikutnya ›";

navigation.appendChild(next);


}

splitContainer.appendChild(
navigation
);

});
Perhatikan: Script di atas dibuat untuk struktur postingan Plus UI yang menggunakan .pS.postBody. Jika Anda menggunakan tema Blogger berbeda, selector elemen postingannya mungkin harus disesuaikan.

Langkah 4: Buat Wrapper Postingan

Setelah script dipasang pada tema, langkah berikutnya adalah mengedit postingan yang ingin dibagi menjadi beberapa halaman.

Buka postingan Blogger dan ubah editor ke mode HTML. Kemudian bungkus konten yang ingin dipagination menggunakan:

Wrapper Postingan
<div id="postSplit">

ISI ARTIKEL ANDA

Semua konten yang ingin dibagi harus berada di dalam elemen #postSplit.

Langkah 5: Tambahkan Penanda nextpage

Sekarang tentukan titik tempat halaman pertama berakhir. Pada posisi tersebut, masukkan:

Penanda Split
<!--nextpage-->

Kemudian lanjutkan isi halaman berikutnya. Jika ingin membuat halaman ketiga, tambahkan lagi penanda yang sama pada akhir halaman kedua.

Penanda tersebut tidak perlu ditambahkan pada halaman terakhir.

Langkah 6: Contoh Artikel Tiga Halaman

Misalnya Anda ingin membuat artikel yang terdiri dari tiga halaman. Struktur HTML-nya dapat dibuat seperti berikut:

Contoh Split Post 3 Halaman
<div id="postSplit">

Halaman 1

Ini adalah isi artikel pada halaman pertama. Anda dapat menambahkan teks, gambar, tabel, daftar, dan elemen HTML lainnya.

Halaman 2

Ini adalah isi artikel pada halaman kedua. Lanjutkan pembahasan utama pada bagian ini.

Halaman 3

Ini adalah bagian terakhir artikel. Tambahkan kesimpulan atau penutup di sini.

Hasil logikanya adalah:

Struktur Halaman
Halaman 1 Isi bagian pertama artikel.
<!--nextpage-->
Halaman 2 Isi bagian kedua artikel.
<!--nextpage-->
Halaman 3 Isi bagian terakhir artikel.

Langkah 7: Menentukan Titik Pemisah yang Tepat

Titik pemisah merupakan bagian paling penting dalam membuat Split Post yang nyaman digunakan. Jangan hanya membagi artikel berdasarkan jumlah karakter secara acak.

Lebih baik gunakan struktur pembahasan sebagai dasar.

Contoh yang Baik

Misalnya artikel memiliki struktur:

  • Pengenalan.
  • Persiapan.
  • Instalasi.
  • Konfigurasi.
  • Pemecahan masalah.
  • Kesimpulan.

Anda dapat membuat pembagian seperti:

HALAMAN 1 Pengenalan Konsep dan persiapan.
HALAMAN 2 Instalasi Langkah pemasangan.
HALAMAN 3 Konfigurasi Pengaturan lanjutan.
HALAMAN 4 Penutup Troubleshooting dan kesimpulan.

Tips Memilih Titik Pemisah

  • Gunakan akhir sebuah subtopik sebagai titik pemisah.
  • Jangan memotong paragraf di tengah.
  • Jangan memisahkan judul dengan isi pembahasannya.
  • Jangan memotong daftar yang masih berlanjut.
  • Jangan memotong kode yang masih menjadi satu blok.
  • Usahakan setiap halaman memiliki pembahasan yang cukup.
  • Gunakan struktur bab atau subbab sebagai panduan.
Hindari pemisahan buruk: Jangan menempatkan <!--nextpage--> tepat setelah judul sehingga halaman berikutnya dimulai hanya dengan satu atau dua kalimat.

Contoh Pembagian Artikel Tutorial

Misalnya Anda memiliki tutorial berjudul Cara Membuat Website dengan Blogger yang sangat panjang. Pembagiannya dapat dibuat seperti berikut:

PAGE 1 Persiapan Domain, Blogger, dan template.
PAGE 2 Desain Pengaturan tampilan.
PAGE 3 Kode HTML, CSS, dan JavaScript.
PAGE 4 Optimasi SEO dan performa.

Pembagian seperti ini lebih masuk akal dibanding memotong artikel setiap 500 kata tanpa memperhatikan struktur pembahasannya.

Langkah 8: Menambahkan Gambar pada Setiap Halaman

Anda tetap dapat menggunakan gambar di dalam konten Split Post. Gambar akan menjadi bagian dari halaman tempat gambar tersebut ditempatkan.

Contoh Gambar di Dalam Split Post
<div id="postSplit">

Halaman 1

Penjelasan awal artikel.

Ilustrasi halaman pertama

Halaman 2

Pembahasan lanjutan artikel.

Gunakan alt yang menjelaskan gambar secara natural dan relevan dengan isi artikel.

Langkah 9: Menggunakan Split Post Bersama Code Box

Jika artikel tutorial berisi kode, pastikan satu blok kode tidak dipotong menjadi dua halaman.

Contoh yang benar:

Jangan Memotong Code Box
<div id="postSplit">

Konfigurasi


/* Seluruh kode tetap dalam satu blok */

Pengujian

Tips: Tempatkan pembatas setelah sebuah blok kode selesai, bukan di tengah struktur <pre> atau <code>.

Langkah 10: Menguji Split Post

Setelah CSS dan JavaScript dipasang, jangan langsung menggunakannya pada semua artikel. Buat satu artikel pengujian terlebih dahulu.

Halaman pertama muncul

Pastikan artikel tidak kosong ketika dibuka tanpa parameter halaman.

Nomor halaman muncul

Periksa apakah pagination tampil di bagian bawah konten.

Halaman berikutnya berfungsi

Klik nomor halaman dan pastikan kontennya berubah.

Tombol sebelumnya berfungsi

Kembali ke halaman sebelumnya dan periksa hasilnya.

Mobile tetap nyaman

Uji pagination pada layar smartphone.

Contoh URL Hasil Split Post

Dengan script pada tutorial ini, halaman pertama menggunakan URL artikel normal. Ketika pengunjung memilih halaman berikutnya, script menggunakan parameter ?page=.

Contoh URL
Halaman 1
https://example.com/2026/09/artikel-contoh.html

Halaman 2
https://example.com/2026/09/artikel-contoh.html?page=2

Halaman 3
https://example.com/2026/09/artikel-contoh.html?page=3

Parameter tersebut dibaca oleh JavaScript untuk menentukan bagian artikel mana yang harus ditampilkan.

Bagaimana Jika Pengunjung Langsung Membuka Halaman 3?

Script dirancang untuk membaca parameter halaman dari URL. Jika pengunjung membuka URL dengan ?page=3, script akan mencoba menampilkan bagian ketiga selama artikel tersebut memang memiliki minimal tiga bagian.

Jika parameter tidak tersedia, halaman pertama akan digunakan sebagai default.

Bagaimana Jika Nomor Halaman Melebihi Jumlah Halaman?

Script juga membatasi nilai halaman agar tidak melebihi jumlah bagian artikel.

Misalnya artikel hanya memiliki tiga halaman tetapi seseorang membuka ?page=99, script akan mengarahkannya ke bagian terakhir yang tersedia dalam konten.

Apakah Split Post Bisa Digunakan pada Semua Tema Blogger?

Konsepnya dapat diterapkan pada banyak tema Blogger, tetapi kode JavaScript tidak selalu dapat langsung digunakan tanpa penyesuaian.

Masalah paling umum adalah selector elemen postingan berbeda antar tema. Contoh tutorial pihak ketiga menggunakan selector seperti div.post-body, tetapi tema lain dapat menggunakan class atau struktur DOM yang berbeda.

Pada Plus UI yang digunakan Otaku.web.id, struktur postingan menggunakan elemen dengan class pS postBody. Karena itu tutorial ini menggunakan:

Selector Plus UI
document.querySelector(".pS.postBody")
Jangan mengganti selector secara sembarangan. Jika menggunakan Plus UI, gunakan selector yang sesuai dengan struktur tema. Jika menggunakan tema lain, periksa struktur HTML postingan terlebih dahulu.

Split Post dan SEO

Pagination tidak seharusnya digunakan hanya sebagai cara untuk membuat jumlah tampilan halaman sebanyak mungkin. Fokus utama tetap pada kualitas konten dan pengalaman pengguna.

Jika artikel terlalu panjang, pembagian berdasarkan subtopik dapat membuat pembaca lebih mudah menemukan bagian yang mereka cari. Sebaliknya, jika artikel dipotong secara berlebihan, pengunjung harus melakukan klik berulang kali hanya untuk membaca satu pembahasan.

Strategi SEO yang lebih aman: Gunakan Split Post ketika pembagian tersebut benar-benar membantu pembaca. Jangan memecah artikel menjadi banyak halaman hanya demi mengejar pageview.

Split Post dan Pengalaman Pengguna

Pengalaman pengguna seharusnya menjadi pertimbangan utama sebelum membuat pagination.

Pastikan setiap halaman:

  • Memiliki pembahasan yang cukup.
  • Memiliki konteks yang jelas.
  • Tidak berhenti di tengah kalimat.
  • Tidak memulai dengan judul tanpa penjelasan.
  • Mudah dilanjutkan ke halaman berikutnya.
  • Memiliki navigasi yang mudah ditemukan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

1. Lupa Menambahkan Wrapper

Jika konten tidak berada di dalam #postSplit, JavaScript tidak akan menemukan konten yang harus diproses.

2. Salah Menulis nextpage

Penanda harus ditulis tepat seperti:

Penanda yang Benar
<!--nextpage-->

Jangan mengubah nama menjadi <!--next-page-->, <!--nextPage-->, atau bentuk lain karena script mencari string yang spesifik.

3. Menambahkan nextpage pada Halaman Terakhir

Tidak perlu menambahkan penanda setelah konten terakhir.

4. Selector Tidak Sesuai Tema

Jika script menggunakan selector yang tidak ditemukan di halaman, script akan berhenti karena tidak menemukan elemen postingan.

5. Membagi Artikel Terlalu Pendek

Artikel lima halaman dengan setiap halaman hanya berisi satu paragraf biasanya tidak memberikan pengalaman membaca yang baik.

6. Mengedit Tema Tanpa Backup

Selalu simpan backup sebelum mengubah HTML tema.

Contoh Struktur Final yang Direkomendasikan

Jika ingin membuat artikel empat halaman, struktur dasarnya dapat dibuat seperti berikut:

Struktur Final
<div id="postSplit">

Bagian 1

Konten halaman pertama.

Bagian 2

Konten halaman kedua.

Bagian 3

Konten halaman ketiga.

Bagian 4

Konten halaman terakhir.

Checklist Sebelum Dipublikasikan

Backup tema sudah dibuat

Simpan file tema sebelum melakukan perubahan.

CSS sudah ditambahkan

Pastikan CSS pagination tersimpan di tema.

JavaScript sudah ditambahkan

Pastikan script berada sebelum tag </body>.

Wrapper #postSplit benar

Pastikan seluruh konten Split Post berada di dalam wrapper.

nextpage benar

Gunakan penanda <!--nextpage--> di antara setiap bagian.

Halaman terakhir tidak memiliki nextpage

Penanda hanya digunakan untuk memisahkan halaman.

Desktop dan mobile sudah diuji

Pastikan pagination tetap nyaman digunakan pada layar kecil.

FAQ Split Post Blogger

Apa itu Split Post di Blogger? +

Split Post adalah teknik untuk membagi satu artikel panjang menjadi beberapa bagian atau halaman menggunakan kode tambahan seperti JavaScript, HTML, dan penanda nextpage.

Apakah Split Post merupakan fitur bawaan Blogger? +

Sistem Split Post seperti yang dijelaskan dalam tutorial ini bukan tombol pagination bawaan pada editor postingan Blogger. Sistem ini dibuat menggunakan kode tambahan pada tema.

Apa fungsi kode <!--nextpage-->? +

Penanda tersebut digunakan sebagai batas antara satu halaman dengan halaman berikutnya. JavaScript membaca penanda tersebut kemudian memisahkan isi artikel berdasarkan jumlah penanda yang ditemukan.

Apakah artikel harus menggunakan div id="postSplit"? +

Pada kode tutorial ini, ya. Wrapper tersebut digunakan sebagai container yang dicari JavaScript untuk memproses isi artikel.

Berapa jumlah halaman yang bisa dibuat? +

Tidak ada jumlah halaman tertentu yang ditetapkan oleh script ini. Jumlah halaman mengikuti jumlah bagian yang dibuat menggunakan penanda nextpage. Namun, sebaiknya jumlah halaman tetap dibuat secukupnya agar nyaman dibaca.

Apakah Split Post bisa digunakan untuk artikel pendek? +

Bisa secara teknis, tetapi tidak disarankan jika artikel terlalu pendek. Pagination sebaiknya digunakan ketika pembagian benar-benar membantu struktur dan pengalaman membaca.

Apakah Split Post otomatis membuat artikel lebih SEO? +

Tidak. Split Post adalah mekanisme presentasi dan navigasi konten. Jangan menganggap pagination sebagai jaminan peningkatan ranking. Gunakan terutama ketika pembagian artikel memang bermanfaat bagi pembaca.

Apakah Split Post dapat meningkatkan pageview? +

Karena setiap perpindahan halaman menghasilkan pemuatan URL dengan parameter halaman yang berbeda, secara teknis sistem ini dapat menghasilkan beberapa pemuatan halaman untuk satu artikel. Namun, jangan membuat pagination secara berlebihan hanya untuk mengejar pageview karena hal tersebut dapat mengganggu pengalaman pengguna.

Apakah kode ini cocok untuk Plus UI? +

Kode pada tutorial ini disesuaikan dengan struktur postingan Plus UI yang menggunakan selector .pS.postBody. Jika struktur tema Anda berbeda, selector JavaScript mungkin perlu disesuaikan.

Kenapa pagination tidak muncul? +

Periksa apakah JavaScript sudah berada sebelum tag body penutup, apakah elemen #postSplit tersedia, apakah artikel memiliki penanda nextpage, dan apakah selector postingan sesuai dengan struktur tema.

Kenapa halaman kedua kosong? +

Periksa penulisan penanda nextpage dan pastikan konten halaman kedua benar-benar berada setelah penanda tersebut di dalam wrapper #postSplit.

Apakah saya harus menambahkan nextpage di halaman terakhir? +

Tidak. Penanda nextpage hanya diperlukan untuk memisahkan satu bagian dengan bagian berikutnya. Halaman terakhir tidak memerlukan penanda tambahan.

Split Post Siap Digunakan

Dengan memasang CSS, JavaScript, wrapper #postSplit, dan penanda <!--nextpage-->, artikel Blogger yang panjang dapat dibagi menjadi beberapa halaman dengan navigasi yang lebih terstruktur. Gunakan pembagian berdasarkan subtopik dan selalu uji tampilan pada desktop maupun perangkat mobile sebelum menerapkannya pada artikel lainnya.

Posting Komentar